Friday, April 26, 2013

Pendidikan Anak Pra Sekolah (Anak Usia Dini)

Assalamualaikum wr. wb. 
Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang Pendidikan Anak Pra Sekolah (Anak Usia Dini)

Pendidikan Anak Pra Sekolah (Anak Usia Dini)

Bapak Taman Kanak-kanak : Friedrick Wilhelm August Froebel (lahir di Jerman, 21 April 1782, dan Meninggal di Jerman 21 Juni 1852 pada umur 70 tahun)

Tokoh dari Indonesia yang memberikan kontribusi mengenai pendidikan anak usia dini yaitu Ki Hajar Dewantara. Pandangan Ki Hajar Dewantara banyak dipengaruhi oleh Froebel dan Montessori. Ciri khas pendidikan anak usia dini menurut Ki Hajar Dewantara adalah budi pekerti dan sistem among. Bentuknya bukan mata pelajaran, tetapi menanamkan nilai, martabat kemanusiaan, nilai moral watak, dan pada akhirnya pembentukan manusia yang berkepribadian.
Inti dari sistem among itu sendiri adalah :
*   Ing ngarso sing tulodo (Pendidik berada didepan wajib memberikan teladan bagi anak didik)
*   Ing madya mangun karso (Pendidik berada ditengah-tengah harus lebih banyak membangun serta membangkitkan kemauan sehingga anak mempunyai kesempatan untuk mecoba berbuat sendiri) dan
*   Tut wuri handayani (Pendidik di belakang wajib memberi dorongan serta memantau agar anak mampu bekerja sendiri).

Definisi Pendidikan Anak Usia Dini :
Berdasarkan UU No 20 Thn 2003, Pasal. 1, Butir 14 PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Tujuan umum PAUD :
Membantu mengembangkan seluruh potensi dan kemampuan “ Fisik, intelektual, emosional,moral & agama” secara optimal dalam lingkungan pendidikan yang kondusif, demokratis & kompetitif.

Ruang Lingkup Anak Usia Dini :
Infant dari lahir - 12 bulan, Toddler usia 1 - 3 tahun, Pra Sekolah usia 3 - 6 tahun, dan Awal SD dari usia 6 - 8 tahun.

     Ketentuan tentang PAUD (Pasal 28 UU No 20 Thn 2003) :

(1)            Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.
(2)            Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal.
(3)            Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK), Raudatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.
(4)            Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan nonformal berbentuk Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.
(5)            Pendidikan anak dini usia dini pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.
(6)            Ketentuan mengenai pendidikan anak usia dini sebagaimana dimaksud ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah.

Menurut saya Pendidikan Anak Usia Dini sekarang fokus pada pelajaran seperti bahasa asing, mengeja atau membaca dan lain sebagainya. Mereka seperti dipaksa untuk mempelajari itu semua padahal di usia mereka inti dari pendidikan itu sendiri adalah menyenangkan sembari guru-gurunya mengembangkan kreativitas mereka seperti menurut John Dewey sekolah sebaiknya mempersiapkan anak guna menghadapi kehidupan masa kini bukan masa yang akan datang yang belum jelas. Bahkan akan lebih menyenangkan anak-anak pada usia dini ini belajar sambil berpartisipasi dalam kegiatan fisik yang tercermin dari kegiatan lari, melompat dan segala aktivitas yang mengembangkan kreativitas mereka dan segala kegiatan yang tidak membuat anak-anak usia dini tersebut merasa cemas berkepanjangan dan depresi. Selain itu ternyata Pendidikan anak usia dini mengajarkan Seni dan Budaya Indonesia seperti Tarian sehingga Anak Usia Dini dapat mengetahui kesenian Indonesia sambil mereka mengembangkan kreativitasnya dan juga pendidikan anak usia dini sekarang mempunyai program belajar "Moving Class" yaitu kunjungan ke tempat-tempat tertentu untuk mempelajari hal-hal tertentu secara langsung seperti berkunjung ke kebun binatang untuk memperkenalkan anak-anak usia dini kepada binatang-binatang yang ada di kebun binatang tersebut.
Demikian yang bisa saya sampaikan tentang Anak Pra Sekolah (Anak Usia Dini). Mohon maaf bila terjadi kekhilafan. :)
Wassalamualaikum wr. wb. 



Saturday, March 23, 2013

7 Hal yang Mrngakibatkan Hilangnya Konsentrasi


Selasa, 19/03/2013 18:13 WIB

7 Hal yang Mengakibatkan Hilangnya Konsentrasi

Hestianingsih - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Saat pekerjaan sedang berada dalam tekanan, ada sebagian orang yang sulit mengerjakan tugas dengan sempurna. Pernah mengalami hal yang sama? Jika ya, artinya Anda sedang kehilangan konsentrasi. Apa penyebabnya? Dan bagaimana cara mengatasinya? Ini tipsnya yang dikutip dari Prevention International.

1. Kurang Vitamin atau Hormon
Tidak berkonsentrasi bisa jadi pertanda bahwa Anda kekurangan vitamin atau hormon tertentu. Untuk mencegahnya, periksakan diri ke dokter dan konsultasikan kondisi kesehatan Anda. Jika perlu, mintalah dokter untuk melakukan pemeriksaan darah.

2. Hormon Tidak Stabil
Hal ini banyak terjadi pada wanita pada usia menjelang menopause yang ditandai dengan 'hot flushes' ( tanda-tanda perubahan tingkat hormon) serta peningkatan kadar hormon gonadotropin. Jika mengalami hal tersebut, maka sebaiknya Anda melakukan terapi penggantian hormon jangka pendek.

3. Penggunaan Obat Jangka Panjang
Mengonsumsi obat dalam jangka waktu lama bisa mempengaruhi mood dan konsentrasi. Obat yang termasuk dalam kategori ini adalah obat anti depresan, obat penenang, dan obat tidur. Untuk mencegah dampak yang lebih berbahaya, buatlah daftar obat-obatan yang Anda minum lalu konsultasikan kepada dokter tentang pengaruhnya kepada konsentrasi Anda.

4. Pola Makan Buruk
Pola makan yang buruk dapat menyebabkan obesitas, hipertensi, dan kolesterol tinggi yang berpengaruh pada fungsi kognitif tubuh dan mengganggu kesehatan otak. Untuk mengatasinya, aturlah pola makan yang sehat bagi jantung dan sistem kardiovaskular, karena itu juga baik bagi otak.

5. Kurang Aktivitas Fisik
Kesibukan sepanjang hari di balik meja kerja tanpa olahraga dapat mengurangi ketajaman konsentrasi. Untuk mengatasinya, mulailah mengatur jadwal aktivitas fisik seperti seperti jalan kaki, jogging atau bersepeda setidaknya 30 menit sehari. Lakukan 5 kali dalam seminggu. Jika Anda bisa menggandakannya menjadi satu jam per hari maka ketajaman konsentrasi yang Anda dapatkan bisa lebih maksimal.

6. Kegelisahan Berlebihan
Rasa khawatir yang berlebihan akan hal-hal di sekitar Anda justru akan membuat kinerja Anda menurun seiring dengan menurunnya konsentrasi. Maka itu, luangkanlah sedikit waktu untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan untuk melupakan sejenak segala tekanan yang membuat Anda khawatir. Sebuah studi menunjukkan, meditasi bisa membuat merasa lebih termotivasi dan mengembalikan konsentrasi Anda.

7. Terlalu Banyak Kegiatan
Walaupun Anda tidak merasa tertekan secara mental, namun terlibat dalam kegiatan yang terlalu banyak dapat membuat perhatian Anda terganggu dan menjadi pelupa. Untuk mencegahnya, mulailah memilih kegiatan mana yang lebih penting dan kegiatan mana yang tidak terlalu penting lalu tinggalkanlah beberapa kegiatan yang tidak penting.

(hst/hst)

Dikutip dari :
http://wolipop.detik.com/read/2013/03/19/181345/2198281/1135/7-hal-yang-mengakibatkan-hilangnya-konsentrasi

Alasan Mengapa Liburan Bermanfaat Bagi Kesehatan


Rabu, 26/12/2012 08:42 WIB

Ini Alasan Mengapa Liburan Bermanfaat Bagi Kesehatan

Eya Ekasari - wolipop

img
dok. Thinkstock
Jakarta - Di balik sesuatu yang nikmat, biasanya tersimpan risiko yang membahayakan kesehatan. Tidak ada yang salah dengan anggapan ini, namun juga tidak berarti bahwa tidak ada satupun kenikmatan yang menyehatkan. 

Berlibur, misalnya. Bukan tanpa alasan jika beberapa orang menyebut hari libur sebagai hari kesehatan-mental. Melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan, baik melancong maupun tinggal di rumah bisa meredakan stres dan menurunkan tekanan darah serta risiko penyakit jantung.

Sebuah studi yang dilakukan di National Heart, Lung & Blood Institute di Bethesda, Maryland. Mereka mengatakan bahwa wanita yang bepergian keluar kota (dua kali atau lebih dalam satu tahun) berkemungkinan mencegah sakit jantung delapan kali lebih kecil daripada mereka yang tidak.

Studi lain yang diterbitkan oleh jurnal Psychosomatic Medicine, mengatakan wanita yang sering berekreasi memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil dan indeks masa tubuh yang rendah. Tidak berhenti sampai di sana, studi mengatakan bahwa orang yang sering berlibur memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Selain itu, penelitian pada tahun 2005 membuktikan, kebahagiaan yang didapat ternyata bukan ditentukan oleh lamanya waktu berlibur. Liburan pendek namun berulang-ulang lebih efektif meredakan stres dibanding satu kali liburan panjang namun jarang-jarang.

Namun ada yang perlu diperhatikan saat hari libur. Hindari menghabiskan waktu hanya dengan bermalas-malasan di tempat tidur, karena akan membuat tubuh menjadi lemas dan tidak memiliki energi untuk melakukan hal lain sepanjang hari.

Tidak berarti Anda harus bangun jam 5 pagi, tapi bisa menambahkan waktu tidur sekitar 1-2 jam dibandingkan hari biasa. Bangun pagi hari sebelum matahari tinggi dapat membuat pikiran Anda lebih segar dan bisa mengurangi stres. Kondisi ini membuat tubuh lebih sehat, serta membuat penampilan lebih terlihat cantik dan menarik. 

(eya/eya)

Dikutip dari :
http://wolipop.detik.com/read/2012/12/26/084256/2126581/1135/ini-alasan-mengapa-liburan-bermanfaat-bagi-kesehatan

Sunday, March 17, 2013

Keutamaan Shalat Dhuha

Keutamaan Shalat Dhuha

Artikel Islam : Keutamaan Shalat Dhuha

Shalat Dhuha merupakan shalat yang dilaksanakan pada pagi hari yang waktunya mulai dari sekitar jam 7 sampai duhur, sebagian berpendapat waktunya hanya sampai jam 11 siang. Banyak keutamaan dari shalat sunnah dhuha yang patut kita tahu agar bisa memberikan kita motivasi untuk melakukan amalan sunnah ini selaku orang Islam.


Hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:
“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.

Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?”
Mereka menjawab;  “Ya!

Rasul saw berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

3. Sebuah rumah di surga
Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:
“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)

4. Memeroleh ganjaran di sore hari
Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:
Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).
Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”
(Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

Keutamaanshalat Dhuha
5. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:
“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..” (Shahih al-Jami`: 6346).

6. Ampunan Dosa
“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)

Dengan mengetahui tata cara, niat dan keutamaan shalat Dhuha diatas, semoga menjadi pedoman untuk selalu melaksanakan shalat sunah dhuha dengan benar. Dengan niat karna Allah, semoga mendapat pahala dan tempat yg baik di akhirat nanti. Amin..

Dikutip dari :
http://www.artikelbagus.com/2012/11/keutamaan-shalat-dhuha.html

Tingkatkan Daya Ingat dengan Ekstrak Pinus


Artikel Kesehatan - Tingkatkan Daya Ingat dengan Ekstrak Pinus. 

Jakarta, Pinus adalah tanaman yang hidup di dataran tinggi. Sejak dulu, tanaman ini memiliki kegunaan yang beragam, mulai dari kayunya digunakan untuk perabotan hingga getahnya dipakai sebagai bahan dasar pembuatan terpentin. Tak hanya itu, pinus juga ternyata mampu mengobati pasien cedera otak.

Seorang peneliti dari Auckland, Australia telah mengekstrak antioksidan dari kulit pohon pinus yang ternyata mampu mengobati pasien cedera otak traumatis. Ekstrak kulit pinus yang disebut Enzogenol ini diberikan kepada 60 orang pasien cedera otak selama tiga bulan.

Hasilnya menunjukkan bahwa obat tersebut dapat meningkatkan ingatan dan meningkatkan rentang perhatian pasien.

Sang peneliti yang juga spesialis stroke dari Universitas AUT, Profesor Valery Feigin, mengatakan bahwa pasien yang mengkonsumsi ekstrak pinus ini lebih jarang melupakan nama orang atau pedoman dasar yang umum dialami penderita cedera otak.

"Ini merupakan berita besar, baru ada sedikit perawatan yang terbukti membantu pasien dengan masalah cedera otak ringan. Selain latihan otak, ada perawatan yang terbatas untuk meningkatkan kerusakan," kata Prof. Feigin seperti dilansirNine MSN.com, Senin (21/11/2011).


Ia berharap bisa memulai uji coba skala besar setelah studi percontohannya ini sukses. Cedera otak yang disebabkan oleh stroke, kecelakaan kendaraan bermotor, cedera olahraga, dan jatuh adalah penyebab utama kecacatan dan kematian di Selandia Baru.


 Dikutip dari : 
http://www.artikelbagus.com/2011/11/tingkatkan-daya-ingat-dengan-ekstrak.html

Sunday, February 24, 2013

Inspirasi Al-qur'an



Orang-orang Istiqomah yang Terasing


    “Kamu kenapa pakai kerudungnya hanya di sekolah? Kenapa nggak di lingkungan rumah juga?” tanya saya kepada seorang remaja putri. “Malu ah. Nanti saya diledekin.” Jawabnya. Dialog singkat di atas sedikit banyak menggambarkan kondisi umat Islam saat ini. Ketika kebaikan dijadikan bahan olok-olok, seakan itu adalah sesuatu yang aneh. Orang menutup aurat terlihat asing sehingga menjadi pusat perhatian dan sinisme. Sebaliknya, mereka yang mengumbar aurat dianggap biasa, bahkan dijadikan ajang lomba pamer aurat sejagat. Wanita yang mengikutinya dibangga-banggakan. Sementara ada wanita yang memakai cadar disangka teroris.
Tak bisa dipungkiri, ketika kehidupan kita tidak berdasarkan aturan Allah, nilai-nilai agama terkikis perlahan-lahan. Zakat jadi mubah, pajak jadi wajib. Syariah Islam dianggap aneh, sementara gaya hidup dari orang-orang kafir disebut sebagai tren. Sehingga tak sedikit dari umat Islam yang merasa malu menunjukkan jati dirinya sebagai muslim/muslimah. Padahal Allah swt mengingatkan agar hidup kita senantiasa terpaut dengan Islam luar dalam. Allah swt berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102)

Janganlah bersedih ketika kita dianggap “aneh” oleh kebanyakan manusia. Karena sudah sunatullah saat kita mempertahankan Islam, maka cibiran dan cercaan dari orang-orang awam adalah sebuah keniscayaan. Rasulullah saw. bersabda:
“Islam bermula dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali menjadi sesuatu yang asing. Maka beruntunglah orang-orang yang terasing itu.” (HR Muslim no. 145)

Rasulullah memuji orang-orang yang istiqomah di jalan Allah.
“Sesungguhnya di belakang kalian ada hari- hari yang memerlukan kesabaran. Kesabaran pada masa-masa itu bagaikan memegang bara api. Bagi orang yang mengerjakan suatu amalan pada saat itu akan mendapatkan pahala lima puluh orang yang mengerjakan semisal amalan itu. Ada yang berkata,’Hai Rasululah, apakah itu pahala lima puluh di antara mereka?” Rasululah saw. menjawab,”Bahkan lima puluh orang di antara kalian (para shahabat).” (HR Abu Dawud, dengan sanad hasan)

Oleh karena itu, tetaplah berpegang teguh pada agama Allah. Biarpun kita dianggap aneh dan terasing. Justru kita harus berbahagia menjadi bagian dari orang-orang yang terasing yang melakukan perbaikan saat orang-orang di sekitarnya berada dalam kerusakan. Wallahu a’lam.

 Dikutip dari : 
http://www.cintaquran.com/orang-orang-istiqomah-yang-terasing/